Wisata sehari ke Thaif dari Makkah adalah perjalanan ziarah yang sangat layak dipertimbangkan: kota berhawa sejuk ini berjarak sekitar 70–90 km dari Makkah dengan waktu tempuh 1,5–2 jam, dan menyimpan banyak situs bersejarah Islam serta panorama pegunungan yang menyegarkan setelah padatnya jadwal ibadah.
Di Mana Letak Thaif dan Bagaimana Rutenya dari Makkah?
Thaif (Taif) adalah kota pegunungan di sebelah tenggara Makkah dengan ketinggian sekitar 1.800 meter di atas permukaan laut. Karena itu hawanya jauh lebih sejuk — bahkan dingin di malam hari — dibanding Makkah.
Ada dua rute utama dari Makkah:
- Jalan Al-Hada: rute pegunungan yang berkelok dengan pemandangan lembah yang indah, cocok untuk rombongan wisata.
- Jalan tol baru (via As-Sayl): rute yang lebih lurus dan cepat, umumnya dipilih bus-bus besar.
Perjalanan PP bisa diselesaikan dalam sehari penuh: berangkat pagi setelah sarapan, kembali ke Makkah sore atau malam hari.
Destinasi Utama yang Wajib Dikunjungi di Thaif
1. Masjid Abdullah bin Abbas
Masjid bersejarah yang dibangun di area pemakaman Abdullah bin Abbas, sepupu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam yang dijuluki "lautan ilmu". Banyak jamaah menyempatkan shalat dan berdoa di sini.
2. Istana Shubra (Qasr Shubra)
Bangunan bersejarah peninggalan era Syarif yang kini menjadi museum. Arsitekturnya memadukan gaya Hijaz dan Romawi, menarik untuk dipelajari sejarahnya.
3. Kereta gantung Al-Hada (Telefric)
Salah satu atraksi paling populer: kereta gantung yang melintasi pegunungan Al-Hada dengan pemandangan lembah yang menakjubkan. Umumnya tersedia paket wisata yang menggabungkan kereta gantung dengan taman hiburan di bawahnya.
4. Kebun mawar Thaif
Thaif terkenal dengan mawar Thaif (ward Thaifi) yang harum dan menjadi bahan minyak wangi khas. Beberapa perkebunan membuka kunjungan dan penjualan produk olahan mawar.
5. Pasar buah dan pusat oleh-oleh
Karena hawanya sejuk, Thaif menghasilkan buah-buahan seperti anggur, delima, dan tin. Pasar buah lokal cocok untuk membeli oleh-oleh segar.
Nilai Sejarah Thaif dalam Sirah Nabawiyah
Thaif bukan sekadar kota wisata. Dalam sirah, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah berdakwah ke Thaif dan menghadapi penolakan keras — peristiwa yang melahirkan doa beliau yang masyhur di kebun milik Utbah dan Syaibah. Mengunjungi Thaif memberi dimensi tadabbur: membayangkan perjuangan dakwah di kota yang kini justru dipenuhi kaum muslimin.
Selain itu, Qarnul Manazil — miqat bagi jamaah dari arah Najd — berada di jalur menuju Thaif, sehingga sebagian jamaah menggabungkan ziarah Thaif dengan mengambil miqat untuk umroh kedua.
Tips Wisata Sehari ke Thaif
- Bawa jaket: suhu Thaif bisa 10–15 derajat lebih rendah dari Makkah, terutama sore hingga malam.
- Ikut rombongan travel: umumnya travel menyediakan paket ziarah Thaif dengan bus dan pemandu; tanyakan sejak di Indonesia.
- Siapkan fisik: jalanan pegunungan bisa memicu mabuk perjalanan; siapkan obat bila perlu.
- Atur waktu shalat: pastikan itinerary memberi jeda untuk shalat Dzuhur dan Ashar di masjid setempat.
Pertanyaan Umum Seputar Wisata Thaif
Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk wisata Thaif?
Umumnya satu hari penuh (8–10 jam termasuk perjalanan PP) sudah cukup untuk mengunjungi 3–4 destinasi utama.
Apakah ziarah Thaif termasuk dalam paket umroh reguler?
Tidak selalu; Thaif umumnya program tambahan (opsional) dengan biaya tersendiri. Konfirmasikan ke travel sebelum keberangkatan.
Kapan musim terbaik mengunjungi Thaif?
Thaif nyaman dikunjungi sepanjang tahun, tetapi paling menyenangkan saat musim panas di Makkah karena hawanya yang sejuk.
Sejarah Thaif: Dari Penolakan Dakwah hingga Memeluk Islam
Kisah Thaif dalam sirah nabawiyah adalah salah satu episode paling mengharukan. Pada tahun kesepuluh kenabian — dikenal sebagai 'Amul Huzni (Tahun Kesedihan) — Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pergi ke Thaif berharap penduduknya menerima dakwah. Alih-alih sambutan, beliau justru diusir dan dilempari hingga terluka.
Di kebun milik Utbah dan Syaibah bin Rabi'ah, beliau memanjatkan doa yang masyhur, mengadu kepada Allah tentang kelemahannya — doa yang menunjukkan tawakal total seorang nabi. Bertahun-tahun kemudian, Thaif akhirnya memeluk Islam. Menginjakkan kaki di kota ini membuat sirah terasa hidup: inilah tempat air mata dakwah tertumpah, yang kini dipenuhi azan lima waktu.
Estimasi Biaya dan Contoh Itinerary Sehari
Paket ziarah Thaif dari travel umumnya sudah termasuk bus, makan siang, dan tiket atraksi tertentu. Jika pergi mandiri, siapkan dana sekitar SAR 150–300 per orang untuk transportasi, tiket kereta gantung, dan makan. Berikut contoh itinerary yang nyaman:
- 07.00: berangkat dari Makkah setelah sarapan.
- 09.00: tiba di Thaif, kunjungi Masjid Abdullah bin Abbas.
- 11.00: Istana Shubra dan museum.
- 13.00: makan siang dan istirahat, shalat Dzuhur.
- 14.30: kereta gantung Al-Hada dan taman hiburan.
- 16.30: pasar buah dan pusat oleh-oleh, shalat Ashar.
- 18.00: kembali ke Makkah.
Itinerary bisa disesuaikan dengan kondisi rombongan, terutama jika ada lansia atau anak-anak.
Oleh-oleh Khas Thaif yang Sayang Dilewatkan
Selain pengalaman spiritual dan sejarah, Thaif menawarkan oleh-oleh khas yang sulit ditemukan di tempat lain. Minyak wangi mawar Thaif adalah yang paling terkenal — diekstrak dari ribuan kelopak mawar pegunungan, aromanya lembut dan tahan lama. Ada juga madu gunung Thaif yang dipercaya berkhasiat, serta buah-buahan segar seperti delima dan anggur yang harganya jauh lebih murah dibanding di Makkah. Belilah di pasar atau toko resmi agar kualitasnya terjamin, dan sisakan ruang di koper untuk membawanya pulang.
Baca Juga
- Itinerary Ziarah Makkah Satu Hari: Dari Jabal Nur hingga Museum
- Jabal Nur dan Gua Hira: Jejak Wahyu Pertama di Puncak Bukit
- Jabal Tsur: Gua Persembunyian Rasulullah Saat Hijrah
Langkah Berikutnya
Ingin itinerary umroh yang mencakup ziarah Thaif dan destinasi bersejarah lainnya? Konsultasikan rencana perjalanan Anda gratis — kami bantu susun program ziarah yang nyaman dan bermakna. Hubungi WhatsApp resmi 0896-5083-6168 sekarang.