Biaya makan selama 9 hari di Tanah Suci bisa menjadi pos pengeluaran terbesar kedua setelah tiket dan hotel — terutama jika Anda makan di restoran setiap waktu. Kabar baiknya, dengan strategi yang tepat, jamaah bisa makan enak, bergizi, dan hemat tanpa mengurangi kenyamanan ibadah. Berikut 7 cara hemat biaya makan selama 9 hari di Tanah Suci.
1. Pilih paket umroh yang sudah termasuk makan
Cara paling mudah menghemat biaya makan adalah memilih paket umroh yang sudah mencakup makan tiga kali sehari. Paket dengan katering Indonesia menghilangkan kebutuhan mencari makan di luar — Anda tinggal fokus ibadah. Saat membandingkan paket, hitung total biaya plus estimasi makan di luar; paket yang terlihat lebih mahal bisa jadi justru lebih hemat.
2. Manfaatkan katering Indonesia di sekitar hotel
Di Makkah dan Madinah, banyak katering dan warung Indonesia yang menyajikan makanan rumahan dengan harga bersahabat — umumnya jauh lebih murah daripada restoran Timur Tengah atau fast food internasional. Nasi, lauk, dan sayur khas Indonesia juga lebih cocok di lidah sehingga Anda makan dengan lahap dan tidak mubazir.
3. Beli buah dan roti di pasar lokal
Pasar dan toko kelontong lokal menjual buah, roti (khubz), kurma, dan susu dengan harga jauh lebih murah daripada area sekitar Masjidil Haram. Stok buah dan roti di kamar hotel untuk sarapan atau camilan malam — praktis, sehat, dan menghemat satu hingga dua kali jatah makan restoran per hari.
4. Patungan makan bersama rombongan
Jika bepergian dengan rombongan atau keluarga, patungan membeli makanan porsi besar jauh lebih hemat daripada membeli porsi satuan. Satu nampan nasi mandi atau paket keluarga bisa dinikmati 3–4 orang dengan harga per orang yang jauh lebih rendah. Selain hemat, makan bersama mempererat ukhuwah.
5. Bawa bekal kering dari Indonesia
Abon, rendang kering, sambal saset, mi instan, dan kopi/teh saset adalah bekal wajib yang ringan dan tahan lama. Bekal ini menjadi penyelamat saat lapar di malam hari atau ketika selera makan menurun karena kelelahan. Catatan: periksa aturan bea cukai terkait produk hewani sebelum berangkat.
6. Minum air zam-zam dan hindari jajan berlebihan
Air zam-zam tersedia gratis dan melimpah di kedua masjid suci — manfaatkan untuk hidrasi sekaligus mengganjal lapar di antara waktu makan. Sebaliknya, batasi jajan impulsif di pusat perbelanjaan sekitar masjid; harga makanan dan minuman di zona wisata religi biasanya jauh lebih mahal.
7. Atur jadwal makan mengikuti ritme ibadah
Makan besar dua kali sehari (setelah zuhur dan setelah isya) plus camilan ringan sudah cukup bagi banyak jamaah, mengingat aktivitas fisik yang tinggi membuat pola makan alami berubah. Makan secukupnya sebelum salat agar tidak mengantuk, dan hindari makan berat tepat sebelum tawaf atau sai.
"Hemat bukan berarti pelit pada diri sendiri. Tujuannya adalah menjaga energi ibadah — makan cukup, bergizi, dan tidak boros sehingga dana bisa dialihkan untuk sedekah atau oleh-oleh."
Estimasi penghematan yang bisa dicapai
Sebagai gambaran kasar: jamaah yang makan di restoran tiga kali sehari bisa menghabiskan 60–100 riyal per hari (sekitar Rp250–400 ribu). Dengan strategi di atas — katering/warung Indonesia, stok pasar, dan bekal — pengeluaran bisa ditekan ke kisaran 25–40 riyal per hari. Selama 9 hari, selisihnya bisa mencapai Rp2–3 juta per orang — cukup untuk oleh-oleh atau tabungan umroh berikutnya.
FAQ: Hemat biaya makan di Tanah Suci
Apakah makanan Indonesia mudah ditemukan di Makkah dan Madinah?
Sangat mudah. Kawasan sekitar hotel jamaah Indonesia dipenuhi warung dan katering Indonesia, terutama di musim umroh. Muthawif biasanya tahu lokasi yang recommended dan terjangkau.
Bolehkah membawa rice cooker ke hotel?
Kebijakan tiap hotel berbeda; sebagian melarang alat masak di kamar karena alasan keamanan. Tanyakan kepada muthawif atau pihak hotel sebelum menggunakannya.
Bagaimana menjaga asupan gizi selama 9 hari?
Pastikan ada sumber protein (telur, ayam, ikan), sayur/buah, dan karbohidrat setiap hari. Jangan hanya mengandalkan mi instan — daya tahan tubuh adalah modal utama ibadah.
Baca Juga
- Estimasi Biaya Umroh 2026: Rincian Lengkap per Komponen
- Umroh Hemat vs Umroh Nyaman: Memilih Sesuai Kondisi
- Barang Bawaan Umroh: Checklist Lengkap Anti Ribet
Langkah Berikutnya
Menghemat biaya makan hanyalah satu bagian dari perencanaan umroh yang cerdas. Bagian terbesarnya — tiket, hotel, visa, dan makan — justru bisa diamankan sejak awal dengan memilih paket yang tepat dan transparan.
PT. Samira Ali Wisata (Samira Travel), penyelenggara berizin PPIU dan PIHK resmi Kementerian Agama RI, menawarkan pilihan paket umroh dengan katering Indonesia sehingga urusan makan Anda beres sejak dari tanah air. Dapatkan konsultasi paket umroh gratis melalui WhatsApp resmi 0896-5083-6168.