Masjid Quba adalah masjid pertama yang dibangun dalam sejarah Islam, didirikan oleh Rasulullah ﷺ saat hijrah dari Makkah ke Madinah pada tahun 622 M. Keutamaannya yang paling masyhur: sholat dua rakaat di Masjid Quba pahalanya setara dengan satu kali umroh, sebagaimana sabda Nabi ﷺ dalam hadits riwayat Tirmidzi dan Ibnu Majah. Karena itu, ziarah ke Quba hampir selalu masuk dalam itinerary city tour Madinah setiap paket umroh.
Bagaimana Sejarah Berdirinya Masjid Quba?
Ketika Rasulullah ﷺ hijrah ke Madinah, beliau singgah di perkampungan Quba — sekitar 5 km di selatan pusat kota Madinah saat ini — dan tinggal di sana selama beberapa hari sebelum melanjutkan perjalanan ke pusat kota. Di Quba inilah beliau meletakkan fondasi masjid pertama umat Islam. Allah ﷻ memuji masjid ini dalam Al-Qur'an surah At-Taubah ayat 108 sebagai "masjid yang didirikan atas dasar takwa sejak hari pertama".
Masjid yang berdiri kini adalah hasil perluasan dan renovasi dari masa ke masa, termasuk perluasan besar pada era modern yang menjadikannya mampu menampung puluhan ribu jamaah. Namun nilai sejarahnya tetap sama: inilah titik awal syiar Islam yang terorganisir dalam bentuk masjid.
Apa Saja Keutamaan Sholat di Masjid Quba?
- Pahala setara umroh: "Barangsiapa bersuci di rumahnya lalu mendatangi Masjid Quba dan sholat di dalamnya, maka baginya pahala seperti pahala umroh" (HR. Ibnu Majah, Tirmidzi). Syaratnya menurut hadits: bersuci (wudhu) dari rumah/hotel, lalu sholat di sana.
- Rasulullah ﷺ rutin mengunjunginya: beliau mendatangi Quba setiap hari Sabtu, kadang berjalan kaki kadang berkendara, lalu sholat dua rakaat di dalamnya (HR. Bukhari dan Muslim).
- Disebut dalam Al-Qur'an: surah At-Taubah ayat 108 menegaskan kemuliaan masjid yang dibangun atas dasar takwa ini.
Karena keutamaan inilah, jamaah umroh umumnya dianjurkan berwudhu dari hotel, lalu berangkat ke Quba untuk sholat sunnah dua rakaat (atau lebih) di sana.
Kapan Waktu Terbaik Mengunjungi Masjid Quba?
Jadwal ziarah Quba biasanya diatur travel dalam city tour Madinah. Namun secara umum:
- Pagi hari setelah sarapan adalah waktu paling umum — udara sejuk dan masjid belum terlalu ramai.
- Hari Sabtu memiliki keutamaan tersendiri karena meneladani kebiasaan Rasulullah ﷺ, tetapi ziarah di hari lain tetap berpahala.
- Hindari waktu sholat wajib yang padat bila hanya ingin sholat sunnah dengan tenang, kecuali memang ingin berjamaah sholat wajib di sana.
Apa Saja yang Bisa Dilakukan Selama di Quba?
- Sholat sunnah minimal dua rakaat — inilah inti ziarahnya. Niatkan sholat sunnah mutlak atau tahiyatul masjid.
- Berdoa dan berdzikir di area masjid yang tenang; banyak jamaah memanfaatkan momen ini untuk doa-doa pribadi.
- Mengamati arsitektur masjid — kubah putih dan menaranya yang khas menjadi latar foto yang indah, dengan tetap menjaga adab.
- Mampir ke kebun kurma sekitar — kawasan Quba dikelilingi perkebunan kurma; banyak rombongan city tour yang singgah membeli kurma langsung dari kebunnya.
Bagaimana Adab Berziarah ke Masjid Quba?
- Berwudhu dari hotel sebelum berangkat, sesuai tuntunan hadits keutamaannya.
- Berpakaian rapi dan menutup aurat; perempuan memakai mukena atau abaya.
- Menjaga ketenangan — tidak berisik, tidak berfoto berlebihan di dalam ruang sholat.
- Tidak melakukan ritual yang tidak ada tuntunannya, seperti mengusap-usap tiang masjid untuk mencari berkah.
- Mengikuti arahan muthawwif agar rombongan tertib dan tidak tercecer.
Seperti Apa Kondisi Masjid Quba Saat Ini?
Masjid Quba yang berdiri kini adalah hasil perluasan besar-besaran, dengan daya tampung puluhan ribu jamaah. Ciri khasnya: kubah-kubah putih, menara yang elegan, dan pelataran luas yang teduh. Fasilitasnya lengkap — tempat wudhu modern, area parkir bus rombongan, dan kios-kios di sekitarnya. Bagi jamaah yang ingin sholat dengan lebih khusyuk, datanglah di luar jam kunjungan rombongan besar — misalnya menjelang waktu Dhuha — saat masjid relatif lengang.
Di sekitar Quba, rombongan city tour biasanya juga singgah ke kebun kurma untuk melihat langsung pohon kurma dan membeli kurma segar. Sebagian itinerary menggabungkan Quba dengan Masjid Qiblatain dan Jabal Uhud dalam satu rangkaian city tour Madinah — efisien dan padat makna. Ikuti arahan muthawwif soal durasi kunjungan agar seluruh rombongan kebagian waktu yang cukup.
FAQ
Apakah sholat di Quba menggantikan umroh yang sesungguhnya?
Tidak. Hadits menyebut pahalanya setara umroh, tetapi tidak menggugurkan kewajiban atau rangkaian umroh itu sendiri. Ini adalah keutamaan tambahan, bukan pengganti.
Berapa jarak Masjid Quba dari Masjid Nabawi?
Sekitar 5 km ke arah selatan; perjalanan dengan bus rombongan umumnya memakan waktu 15–20 menit.
Apakah perempuan haid boleh masuk area Masjid Quba?
Perempuan haid tidak boleh masuk ruang sholat masjid, tetapi umumnya boleh berada di pelataran/area luarnya. Manfaatkan waktu ziarah untuk berdoa dari area luar.
Jika hatimu bergetar membaca tentang Quba, itu pertanda baik — rindu pada tempat-tempat suci adalah undangan yang patut disambut dengan persiapan. Mulailah dari yang paling dekat: niat yang diteguhkan, tabungan yang dibuka, dan ilmu yang dipelajari sedikit demi sedikit.
Langkah Berikutnya
Membaca tentang Quba memang menyentuh — tetapi berdiri di dalamnya, sholat dua rakaat di masjid pertama Islam, adalah pengalaman yang berbeda sama sekali. Ziarah Quba, Jabal Uhud, dan situs bersejarah Madinah lainnya sudah termasuk dalam itinerary paket umroh yang dikelola profesional. Pesyiar Baitullah bersama PT. Samira Ali Wisata (PPIU & PIHK resmi Kementerian Agama RI) menyertakan city tour Madinah dan Madinah dengan muthawwif yang menjelaskan sejarah setiap lokasi. Ingin tahu jadwal keberangkatan terdekat? Konsultasi paket umroh gratis via WhatsApp resmi 0896-5083-6168.